Breaking News
Loading...
Minggu, 07 Agustus 2011

Ekspresi Wajah yang Bisa Memicu Keriput Dini

06.08
Banyak faktor yang bisa menyebabkan orang mengalami keriput lebih dini, salah satunya adalah akibat ekspresi wajah. Ekspresi wajah apa saja yang bisa memicu keriput muncul lebih cepat?

Seringkali orang salah mengira usia orang lain karena munculnya keriput yang lebih dini dibanding dengan usianya. Keriput biasanya muncul akibat proses penuaan yang membuat tubuh lebih lambat memperbaharui sel-sel kulit.

Beberapa ahli percaya faktor genetik memainkan peran mengenai kapan dan berapa banyak kerutan yang muncul. Tapi beberapa faktor lain seperti stres, lingkungan dan ekspresi wajah turut mempengaruhi.

Sebuah penelitian kecil tapi signifikan yang dilakukan tahun 2004 menunjukkan hubungan antara stres kronis dan penuaan. Hal ini karena telomere (struktur di ujung kromosom yang memperpendek penuaan) akan semakin memendek pada orang-orang yang mengalami stres psikologis jangka panjang, sehingga memicu terjadinya penuaan sel secara prematur.

Berikut ini adalah beberapa ekspresi wajah yang bisa memicu terjadinya keriput lebih dini, seperti dikutip dari Brainz.org, Sabtu (6/8/2011) yaitu:

1. Ekspresi marah
Ketika seseorang sedang marah maka tanpa disadari akan menimbulkan garis di dahi. Jika ia sering marah-marah, maka garis yang muncul di dahi akan semakin dalam dan permanen yang membuat seseorang terlihat lebih tua karena munculnya keriput dini.

2. Sering minum melalui sedotan
Ketika seseorang minum melalui sedotan maka gerakan mengisap yang dilakukan akan memicu terjadinya garis dalam di sisi mulut akibat adanya kontraksi dari otot-otot tersebut. Kondisi ini bisa memicu terjadinya keriput lebih dini.

3. Menyipitkan mata
Ketika dihadapkan pada ruangan yang terlalu terang atau banyak sinar matahari, maka seseorang akan menyipitkan matanya. Kondisi ini melibatkan kontraksi dari otot-otot yang ada di dahi sehingga memicu keriput.

Selain ekspresi wajah, beberapa hal lain juga turut menjadi pemicu munculnya keriput lebih cepat seperti merokok (mengurangi perkembangan dari kolagen baru) serta terkena sinar matahari kronis akibat tidak menggunakan pelindung sinar UV.
Share:





0 komentar:

Posting Komentar

 
Toggle Footer